Karakteristik User; Kebiasaan Orang dalam Menggunakan Produk IT


Posting ini dibuat untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Interaksi Manusia dan Kompter di STMIK Widya Utama Purwokerto. Dosen Nahar Mardiyantoro, M.Kom.

Kemudahan menggunakan produk IT tertentu ternyata telah melahirkan beberapa kebiasaan yang beragam bagi para penggunanya. Ada kebiasaan yang baik, ada juga kebiasaan yang buruk. Ada orang yang tidak peduli dengan cara penggunaan atau pun cara perawatan sebuah produk IT.

Bagaimana orang merawat produk IT adalah bagaimana cara dia menggunakannya. Kalau seseorang telah menggunakan produk IT dengan benar, artinya dia juga melakukan perawatan dengan benar. Bukan hanya itu, orang yang menggunakan dan merawat produk IT dengan benar berarti dia telah merawat dirinya baik fisik maupun psikis.

Berikut adalah beberapa kebiasaan orang dalam menggunakan produk IT.

1. Cara membuka/menutup laptop/notebook

Ada beberapa pengguna yang membuka LCD laptop/notebook dengan memberi tekanan terlalu keras. Demikian juga saat menutup  seperti gerakan membanting.  Hal ini sangat berbahaya karena kalau diperhatikan, di dalam lipatan antara CPU dan monitor LCD terdapat engsel yang memungkinkan kedua komponen itu dikatupkan satu sama lain. Perlu disadari bahwa beban terberat dalam suatu notebook adalah pada bagian engsel tersebut. Oleh karena itu jangan memberikan hentakan pada saat membuka monitor sewaktu mau mengaktifkan notebook. Demikian juga sebaliknya, jangan menutup monitor terlalu keras ketika selesai menggunakan komputer jinjing tersebut.

2. Posisi duduk tidak ergonomic

Posisi duduk yang tidak benar saat menggunakan computer, dapat mengakibatkan efek negative bagi kesehatan pengguna. Misalnya posisi badan membungkuk, terlalu dekat dengan monitor, miring/tidak sejajar dengan monitor dll.

Kesalahan yang umum dilakukan oleh pengguna computer adalah duduk dalam posisi membungkuk. Hal ini berbahaya apalagi bila bekerja di depan komputer sudah menjadi rutinitas, baik itu pekerja kantoran ataupun blogger. Banyak dari kita yang menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer, sehingga pinggang, tangan atau hampir seluruh tubuhnya terasa sakit.  Salah satu sebabnya adalah mungkin posisi duduk kita yang tidak ergonomis.

Berikut tips agar posisi duduk ketika bekerja di depan komputer agar lebih ergonomis dan nyaman sehingga bebas dari rasa sakit pinggang dan sakit lainnya :

  • Gunakan kursi bisa menjaga stabilitas dudukan dan keseimbangan badan.
  • Pastikan kursi anda berada di atas karpet atau alas yang tidak licin sehingga tidak goyang.
  • Disamping menggunakan kursi yang seimbang, sebaiknya gunakan kursi yang dapat memutar sehingga pekerjaan anda akan lebih mudah.
  • Pilih juga kursi yang dapat di atur tinggi rendahnya. Ini tentunya agar fleksibel dengan ukuran tinggi tubuh penggunanya.
  • Gunakan juga kursi yang mempunyai sandaran di punggung sehingga dapat menopang punggung dengan baik, bila tidak ada sebaiknya gunakan bantal.
  • Gunakan monitor yang lebar.
  • Atur senyaman mungkin resolusi monitor anda sehingga tidak melelahkan mata, dan tidak mengubah posisi duduk Anda.
  • Pastikan tinggi meja dan kursi anda sesuai dengan tinggi tubuh anda.
  • Gunakan kursi yang secara dinamis dapat diatur tinggi-rendah dan senderan punggungnya.
  • Atur posisi monitor bagian paling atas setidaknya setinggi 5-8 sentimeter di atas arah pandang mata.
  • Untuk menghindari efek silau dari layar monitor, gunakan filter atau pelindung anti-silau.
  • Duduklah dengan jarak sekitar satu rentangan tangan dari monitor.
  • Kaki harus dapat menjejak pada lantai atau pada pijakan kaki yang stabil.
  • Jika menggunakan alat pemegang/penjepit dokumen, samakan tingginya dengan layar monitor.
  • Antara siku dan pergelangan tangan sejajar dan lurus saat menggunakan keyboard/mouse.
  • Lengan dan siku berada dalam posisi santai dekat dengan tubuh Anda.
  • Posisikan monitor dan keyboard di tengah hadapan Anda.
  • Terakhir, pastikan lebar dudukan kursi sesuai dengan lebar bokong. Dapat di bayangkan ketika lebar dudukan kursi lebih kecil dari bokong anda ?
  • Gunakan keyboard yang memiliki bagian pengungkit di bawahnya untuk mengatur posisi.
  • Gunakan alas kerja atau meja yang stabil dan tidak goyah.
  • Sesekali lakukan istirahat dengan berdiri, perenggangan dan melihat ke arah lain.

3. Jarak mata dengan monitor

Secara tidak sadar kita kadang memaksakan mata kita terlalu dekat dengan monitor. Kebiasaan ini mungkin karena penglihatan kurang jelas akibat monitor notebook yang terlalu kecil atau pengaturan cahaya yang kurang.

Posisi ketinggian monitor yang baik adalah sejajar garis mata dengan sudut penglihatan 200. Penelitian Ardana (2005) menyatakan bahwa penggunaan monitor di bawah meja menyebabkan kelelahan mental dan keluhan muskuloskeletal operator komputer lebih berat daripada monitor di atas meja. Hal ini dapat dijelaskan bahwa penggunaan monitor yang sejajar dengan garis mata dapat mengurangi keluhan yang biasa dialami operator. Para pemakai kacamata bifokal juga menggunakan posisi monitor yang sejajar dengan garis mata sehingga pada saat melihat ke layar monitor posisi kepala diangkat ke atas dan mendongak. Sikap ini dilakukan karena untuk melihat ke monitor lensa yang digunakan adalah lensa plus yang posisinya berada di bawah.

Hal ini merupakan masalah umum yang terjadi pada para pengguna laptop. Karena ukuran laptop yang kecil, umumnya para pengguna menatap komputer dengan jarak yang lebih dekat. Padahal,  semakin dekat jarak anda, maka semakin besar kerja otot mata anda. Anda perlu duduk settidaknya dalam jarak 70 cm dari layar komputer

Posisi yang benar

4. Tidak menggunakan kaca mata

Jika anda sudah disarankan untuk menggunakan kacamata oleh dokter mata, maka gunakanlah! Dengan menggunakan kacamata, kita dapat mencegah ketegangan mata dan sakit kepala. Jika sudah merasakan gejala-gejala seperti di atas, sebaiknya secepatnya memeriksakan mata ke dokter mata, sebab kebanyakan orang seharusnya menggunakan kacamata ketika bekerja di depan komputer, namun tidak menyadarinya.

5. Cara mengetik dengan keyboard

Ada beberapa pengguna yang mengetik dengan cara memberi tekanan yang keras, apalagi saat menekan enter. Hal ini biasanya dilakukan oleh pengguna yang belum mahir mengetik (belum menggunakan 10 jari). Tentu hal ini berbahaya terutama untuk perawatan keyboard. Tekanan yang terlalu keras saat mengetik di laptop/notebook bisa merusak komponen di bawahnya. Getaran atau benturan yang keras dapat merusak hardisk yang sedang berputar. Hal lain yang biasa dilakukan dalam mengetik adalah meletakkan telapak tangan terlalu keras pada tumpan (meja). Hal ini bisa menyebabkan ganguan pada pergelangan atau telapak tangan (karpal syndrome).

Posisi mengetik yang benar adalah tangan sejajar dan mengambang, tidak bertumpu pada keyboard atau meja. Lihat gambar.

6. Cara memegang mouse

Ternyata kesalahan dalam menggunakan mouse bisa berakibat fatal terhadap tangan kita oleh sebab itu berhati-hatilah bagi anda yang sehari-harinya bekerja di depan komputer. Ikuti cara pemakaian komputer (keyboard, mouse, dan monitor) yang benar. Kesalahan fatal dalam penggunaan MOUSE sehari-hari ini akan berakibat pada otot lengan atau istilah medisnya disebut carpal tunnel syndrome/karpal sindrom. Walaupun akibat carpal syndrom tidak membahaykan jiwa penderitanya dan sebagian besar bisa membaik fisioterapi, akan tetapi dalam beberapa kasus carpal sindrom memerlukan tindakan pembedahan. Beruntung dengan kemajuan ortopedi yang amat pesat, beberapa pasien hanya dibuka kulitnya 1 cm sampai 2 cm saja.

7. Cara membawa laptop

Ada beberapa pengguna yang membawa laptop/notebook dengan cara menjinjing di tengah-tengah lipatan/engsel antara LCD dengan CPU (laptop setengah tertutup/membentuk huruf V). Jika membawanya tidak hati-hati, bisa terjatuh, atau bisa menggores bagian LCD atau bisa saja memencet tombol tertentu yang mengakibatkan error. Cara yang baik membawa/menjinjing laptop adalah dengan menyangga dari bawah dan laptop dalam keadaan tertutup. Bila Anda terpaksa membawa laptop dalam keadaan terbuka/aktif, maka sanggalah dari bawah dengan dua tangan dan menjaga keseimbangannya. Ketika akan mengangkat laptop yang sedang terbuka, jangan mengangkatnya sambil memegang pada bagian display/layar, angkatlah pada bagian bawah.

8. Membiarkan  LCD dan keyboar kotor (pada notebook, ponsel)

Ada beberapa pengguna yang membiarkan monitor/displai dan keyboardnya kotor oleh debu. Kalau Anda sudah menyadari ini sebuah kesalahan, maka jangan biarkan perangkat komputer/telekomunikasi Anda kotor. Menurut sebuah penelitian, 16 persen dari sampel ponsel yang pernah disurvei ternyata terkontaminasi dengan bakteri Eschericia coli, bakteri yang ada pada kotoran manusia dan umumnya ditemukan dalam usus besar manusia. Survei ini mencoba mengungkapkan bahwa orang tidak mencuci tangan dengan benar setelah ke toilet. Bayangkan jika setelah itu Anda memegang gagang pintu, makanan, atau ponsel, bakteri tersebut bisa pindah ke orang lain atau masuk ke dalam tubuh.

Letak tombol keyboard yang saling berhimpitan dengan sedikit sela seringkali menyebabkan debu, kotoran, dan remah-remah bersembunyi di sela-sela tombol. Vacuum cleaner merupakan alat yang cocok untuk membersihkan kotoran dan remah remah yang tersembunyi di celah celah Keyboard. Alternatif lain adalah dengan menyemprotkan udara di antara tombol-tombol keyboard. Jangan menggoncangkan dan mengetuk Keyboard dengan keras karena bisa merusaknya.

Sementara itu keyboard ternyata mengandung kuman 60 kali lebih banyak dari dudukan toilet umum. Karena itu biasakan membersihkan perangkat komputer/telekomunikasi Anda sekali sehari, atau setidaknya seminggu sekali dengan bahan pembersih yang tepat untuk mengurangi pertumbuhan virus dan bakteri yang bisa membuat Anda sakit.
Lalu bagaimana kalau layar LCD notebook berdebu? Apakah harus didiamkan? Tidak diharamkan untuk membersihkan monitor LCD . Dengan berjalannya waktu, layar LCD akan menjadi kotor dan berdebu. Anda dapat menyemprotkan cairan khusus pembersih LCD ke kain lap dan menggosok layarnya perlahan lahan. Gunakan kain yang lembut dan tidak kasar. Jangan menyemprotkannya langsung ke permukaan layar karena cairan dapat meleleh ke bawah dan bisa merusak rangkaian elektroniknya. Jangan menggunakan cairan pembersih plastik atau glass cleaner sembarangan karena bisa merusak lapisan pelindung yang berfungsi mencegah sinar memantul. Kalau tidak ada cairan pembersih khusus tersebut, sebaiknya menggunakan air yang dicampur sedikit sabun mandi.

 9. Memasang keyboard protector

Ada beberapa pengguna yang suka memberikan sejenis karet transparan di atas papan ketik (keyboard). Apakah ada efek sampingnya? Menurut beberapa sumber kalau Macbook (atau any Machintosh notebook family) keyboardnya tidak boleh di tutupi pakai silicon seperti ini. Karena aliran udaranya justru keluar melalui sisi-sisi lubang yg ada di keyboardnya. Tapi sekarang sudah ada silikon khusus MacBook yang di sekeliling tombol-tombolnya itu ada lubang udaranya. Kalau menggunakan ini cenderung lebih aman daripada menggunakan silikon yang keluaran awal (yang belum bolong) Kalau silikon yang tidak bolong itu sebenarnya malah tidak rekomended. Kalau jenis MacBook efeknya jadi panas, terutama di sekitar keyboardnya.

Tapi kalau Notebook yg ber-windows, atau notebook pada umumnya, seperti Acer, Toshiba, HP, Dell, MSI, IBM,  tidak ada masalah. Hal ini karena laptop jenis ini aliran udaranya kebawah atau malah ada yg kesamping, jadi kalau menggunakan silikon, menurut pendapat saya, tidak masalah, malah bisa mengurangi debu yg masuk ke sisi-sisi tuts di keyboard.

10. Cara menyimpan dan membawa laptop

Ada beberapa pengguna yang menyimpan dan membawa laptop di dalam tas/ransel. Tidak apa-apa sih, tapi harus dijaga jangan sampai laptop di dalam tas tertekan baik oleh benda lain di dalam tas atau tertekan oleh pengguna, mungkin tidak sengaja. Hal ini bisa berbahaya terutama untuk menjaga LCD-nya.

Ketika notebook pada layar LCD-nya hanya menampilkan garis berwarna warni dengan dasar hitam . Hal ini disebakan karena kabel fleksible mengalami kerusakan pada sambungannya. Hal yang mungkin terjadi akibat kesalahan ini adalah LED layar LCD rusak sehingga sebagian terang sebagian gelap. Namun kesalahan tidak bisa ditujukan pada 100 persen pada backpacknya. Mungkin juga ada faktor kecerobohan ketika memasukkan notebook ke dalam tas. Salah satunya Isi Tas yang penuh sesak bisa megakibatkan layar notebook tertekan dan rusak. Kesalahan terjadi ketika bagian penutup layar LCD menempel ke punggung. Dengan posisi ini, ketika posisi membungkuk, layar langsung tertekan oleh punggung. Hal ini yang mengakibatkan kerusakan pada layar notebook dan kemungkinan terburuk adalah pecah atau retak.

Layar LCD sangat tipis dan mudah pecah, karenanya perlakukan denganbenar dan jangan sampai kena benturan, tekanan, goresan yang bisamerusaknya. Ingat sekitar 50% dari harga notebook merupakan harga dari layar LCD tersebut.

Kesimpulannya, untuk tas notebook jenis backpack atau jenis tas notebook lainnya seperti tas selempang, jangan pernah lupa tips ini. Ketika memasukkan notebook ke dalam tas, pastikan bagian bawah notebook mengarah seolah menempel dengan punggung atau anggota badan lainnya. Bagian notebook bagian bawah lebih kuat menahan tekanan,. Tips lain, jangan terlalu banyak membawa barang bawaan pada tas Anda. Karena pada akhirnya, beban yang terlampau berat akan menekan layar dan mengakibatkan kerusakan pada layar.

 11. Merokok dan minum saat mengoperasikan laptop

Kalau terlalu asik bekerja atau mungkin main game sambil merokok bisa saja debu rokok masuk ke sela-sela keyboard. Atau bisa saja lompatan api rokok (mletik) ke moitor.

Bekerja sambil minum memang enak, apalagi saat lembur malam hari. Minum kopi sambil bekerja. Boleh saja, tapi jangan meletakkan air minum dekat dengan computer/laptop.

Menumpahkan minuman ke Keyboard bisa terjadi pada siapapun. Hal senada adalah bila keyboard kena tumpahan tinta saat mengisi printer. Bila itu yang terjadi, segera matikan Notebook, letakkan kertas tissue/kain lap di atas keyboard dan balikkan untuk mengeringkan cairan yang masuk kedalamnya dan mencegah masuk ke komponen lainnya. Pada beberapa merek NB tertentu seperti halnya Acer, konstruksi NB memungkinkan cairan mengalir ke bagian dasar tanpa merusak rangkaiannya. Sebab selain kerusakan harddisk dan LCD, tumpahan cairan adalah penyebab kerusakan laptop yang paling umum, atau pakai selembar film-transparan yang disebut ‘keyboard protector’.

 12. Membiarkan laptop di atas kasur sambil bekerja

Ada beberapa pengguna yang membiarkan laptop/notebook tergeletak di kasur atau beralas bantal. Kasur atau alas bantal yang empuk bisa menutup sirkulasi udara di bagian bawah/samping notebook. Kalau ini dibiarkan terlalu lama bisa menyebabkan panas.

 13. Memasukkan laptop ke tas saat masih panas.

Ini sebuah kesalahan karena sirkulasi udara belum sempurna. Dalam iklim Asia, suhu yang lembab bisa jadi masalah besar untuk laptop yang dirancang di Amerika Serikat. Untuk mengurangi kemungkinan masalah, pastikan laptop tersimpan di tempat yang kering dan sejuk. Jika laptop tidak digunakan untuk waktu yang lama, simpanlah laptop dalam wadah yang rapat dan masukkan silica gel . Silica gel ini seperti halnya yang terdapat dalam botol obat, kemasan barang2 elektronik (bungkusan kecil bertuliskan ‘Dessicant Silica Gel’). Atau bisa dibeli di toko bahan kimia. Silica gel ini merupakan bahan kimia yg bersifat Higroskopis (menyerap uap air/kelembaban).

 14. Memberi sarung/penutup pada laptop saat nyala.

Ada beberapa pengguna yang tetap menggunakan sarung laptop padahal sedang nyala, bahkan bekerja cukup lama. Saran saya jangan memberikan penutup apapapun termasuk sarung Laptop pada saat Laptop anda dalam keadaan menyala karena berdasarkan pengalaman Processor Laptopnya bisa mati karena sirkulasi udara yang tidak ada di bawah permukaan Laptop.

15. Memindahkan laptop padahal hardisk masih bekerja.

Jangan pindah-pindahkan laptop pada saat masih hidup. Laptop yang sedang hidup berarti harddisknya juga sedang bekerja sehingga apabila digerakkan dapat menyebabkan head harddisk menggores cylinder sehingga akan berakibat fatal. Intinya tidak membuat getaran-getaran yang keras saat laptop nyala.

16. Kabel adaptor dalam keadaan tidak rapi.

Rapikanlah kabel-kabel adaptor atau kabel lain yang sedang terhubung dengan laptop, jangan sampai membuat orang lain tersandung. Kalau sampai tersandung, bisa saja laptop Anda jatuh. Menurut survei, kerusakan laptop yang paling umum terjadi pada harddisk dan LCD display/layar. Kerusakan harddisk diakibatkan benturan atau terjatuh. Kerusakan LCD biasanya karena terpapar sinar matahari dan tekanan fisik.

17. Bekerja terlalu lama di depan komputer.

Bila bekerja terlalu lama dapat menyebabkan ketegangan pada mata atau kelelahan fisik lainnya. Sakit kepala adalah masalah umum yang sering dihubungkan dengan penggunaan komputer dan biasanya mempengaruhi bagian depan dan belakang kepala. Sakit kepala ini biasanya ditandai dengan rasa sakit konstan yang sulit dihilangkan dengan obat sakit kepala. Sakit kepala sering menjadi penyebab para pekerja memilih untuk libur dan dapat mengurangi produktivitas pekerja secara signifikan.

Ketegangan pada mata
Rasa tegang pada mata ditandai dengan rasa nyeri di sekitas atau di belakang maa dan disebabkan oleh kegiatan otot-otot tertentu pada mata yang berlebihan. Penyebab utama dari mata merah adalah kurangnya kedipan mata ketika menggunakan komputer dalam jangka waktu yang lama. Ketika kita berkonsentrasi pada tugas-tugas dengan menggunakan komputer, tingkat kedipan mata berkurang sebesar 75 % dan akibatnya mata kita tidak mendapatkan oksigen segar seperti yang dibutuhkannya
Penggunaan komputer yang berlebihan dapat menyebabkan buramnya penglihatan jarak dekat karena fokus pada mata terlalu lelah dan menyerah sesaat. Anda juga dapat mengalami jika anda melihat layar komputer secara intensif dalam sehari, penglihatan jarak jauh anda dapat sedikit buram dalam perjalanan pulang anda. Hal ini disebabkan mata menjadi terlalu terbiasa melihat dalam jarak dekat.

Untuk menghindari mata yang jenuh, sebaiknya anda beristirahat satu kali dalam sejam, minimal selama 5 menit, untuk meyakinkan bahwa mata anda tidak bekerja berlebihan. Namun di saat istirahat, anda sebaiknya memastikan bahwa anda memfokuskan penglihatan pada jarak yang jauh. Anda bisa melihat keluar jendela atau melihat ke ujung lain di kantor anda. Ingatlah, istirahat dari komputer bukan berarti anda membaca buku atan melihat sesuatu di internet, karena hal ini tidak membuat mata anda beristirahat. Dengan memebuat mata anda fokus pada kejauhan, dapat membuat fokus otot mata anda sepenuhnya rileks.

18. Pencahayaan yang buruk

Pencahayaan ini bisa terlalu redup atau terlalu terang. Pencahayaan yang kurang biasanya sering dialami oleh orang-orang yang bekerja di rumah. Pencahayaan yang buruk dapat menyebabkan ketegangan mata dan sakit kepala. Memiliki layar yang terang tidaklah cukup, anda juga harus memastikan tingkat pencahayaan di ruangan sudah cukup.

Layar yang silau juga merupakan penyebab utama dari ketegangan mata dan sakit kepala (terutama bagian depan). Silau di layar komputer disebabkan oleh sinar langsung yang buruk ke dalam ruangan dan hal ini biasanya mudah untuk dikoreksi. Umumnya anda duduk dekat jendela agar cahaya dapat bersinar secara langsung pada layar komputer anda. Namun hal ini sebenarnya dapat menyebabkan layar menjadi silau. Sebaiknya, pindahkan layar komputer dari tempat yang silau atau setidaknya ubahlah sudut layar dari komputer anda untuk mengurangi silau.***[]

2 thoughts on “Karakteristik User; Kebiasaan Orang dalam Menggunakan Produk IT

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s